UEC Tokyo


Delft, Thursday 21 January 2009.

AA The naked man in library. wooooo. This exam starts making person insane
Gw jadi inget tadi di YM, Marinda tiba2 ngomong soal orang stress lari2 bugil di perpus. Hahaha musim ujian udah memakan korban rupanya, setuju banget sama statusnya Andika.
Di YM:
Marinda: barusan ada org bugil lari2 di perpus
Marinda: hahaha
el01173: Co or ce?
Marinda: cowo
Marinda: hehehe
el01173: dapet pemandangan gratis dong hehehe
Marinda: hahahaha
Marinda: sayangnya gw lg ga pk kacamata
Marinda: hahahaha

Dari status teman yg lain, Rian,
AB ada cowo victory run di library TUD NAKED + topi santa + superman cape!!
yang direply (teman2 cewek):
MAP cowo stress kebanyakan belajar yan.. sayang si @ heidi ga liat
AS hahahah, ga direkam mad? di leiden uni ada ga ya ūüėÄ
MAP ga siap2 td nil.. peristiwanya terjadi begitu cepat… dan kita pun terperangah… sibuk nepokin… :p

Abis chatting sama dia + ngeliat status temen2, baru nyadar, masa-masa exam bisa membawa efek samping yang “ngenes” juga ya hahaha. Jadi inget jg pernah ngeliat orang tiba2 teriak “SHUT UP” di tengah2 library, abis itu dia kembali ke bukunya lagi, seolah2 nggak ada apa2.
Latest update: tersangka melakukan hal ini karena taruhan EUR 500 sama temennya. Menurut teman, udah ada bocoran akan ada kejadian ini di perpus. Tersangka terlihat masuk kamar mandi, ganti baju (atau ganti kostum)?, abis itu lari2 di lantai dasar, naik ke lantai 1, pose2 bentar (gile difoto) di rak2 buku……. benar2 refreshing buat anak2 yg berada di exam week……

Jadi inget beberapa kejadian yg ada hubungannya antara stress dan kuliah. Di Belanda, dosen saya, G, pernah mengalami mentally breakdown ketika di Erasmus University, isunya gitu sih, makanya dia dikeluarin. Pantesan aja orangnya aneh (menurut kami), tadi pas makan malem sama temen2 di centrum ngobrolin soal dia. Kebetulan kami semua (kecuali Ilias) dapet bimbingan pre-thesis sama mahluk langka ini. Dodol, kenapa TU Delft nerima mahluk kaya dia ya?
Pas di Jepang, saya masih ingat, sebulan setelah saya datang, seorang wanita paruh baya lompat dari P-Building, gedung paling tinggi di kampus UEC Tokyo. Sempet masuk berita di TV dan koran2 Tokyo.
Sebulan sebelum saya datang ada orang bunuh diri dari bangunan yg sama. Isyunya karena mahasiswa yg bersangkutan dimarahi professornya. Gila bener sampe terjun bebas. Makanya anak2 JUSST me-refer tempat tsb sebagai suicide building.

Email achieve dari Beer:

Subject: Hey from Suicide floor
Sent: Wednesday, October 11, 2006 6:30 AM
Hey!

There is someone suicide again from the same place 10th floor in front of Elevator. It happened this morning. 55 years old woman jump from the 10th floor at 5.40AM. Unfortunately there was 20 years old girl(Uni student) walk downstair. She was attacked. I just know now cuz Nim sent it to me. And I’m in my lab now. It’s so scare for me to go back cuz I’ve to use that Elevator. I wonder how can I go back.
Busyet deh, kejadian2 kaya gini ada aja. Udah gitu kejadian kaya David di Singapore. Tampaknya mesti ada balance antara studi dan personal life, contohnya dengan jalan2 hahaha…..

Ngeliat status facebook temen:

Ketika membaca lirik lagu ini di salah satu profile teman saya di FB, teringat kembali ketika lagu ini dijadikan salah satu sarana belajar bahasa Jepang dulu. Ngedengerin lagu, ditulis (hiragana+kanji), diulang berkali2. Penyanyinya SMAP, salah satu boyband paling terkenal di Jepang.

Hasilnya, sampai skrg masih inget liriknya =). Lagu ini juga punya kenangan tersendiri dan salah satu lagu favorit saya.

***

Sekai ni hitotsu dake no hana
(One unique flower in the world)

I looked into flowers standing on the shop.
We all have our favorites,
but one thing for sure,
they are all beautiful
Without fighting to each other which one is the most beautiful,
they are standing proud in the buckets.

But, why we human always like to compare?
Why do we always wanting to be the no.1
even we are different?
We all are unique flowers
with different seeds of each.
We just need to do our best to bloom it.

Small flowers, big flowers
We’ll never find the same
Don’t have to be no.1
’Coz you are the only one.

From: R
To: N
Sent: Friday, July 31, 2009 0:12:48
Subject: Re: Hello Ronald!!

Hi ….

When I open email…. there is one from you… .haha what a nice surprise =)….. it is good to hear news from you ….. also it always good to back to home (mexico in your case hehe)…..

Currently I am in Spain, attending Summer University…. studying…. haha joking…. I attend Traveling Summer University, no study at all, just traveling :p….

I went to travel with Dmitri on 5th – 17th July in Finland and Norway, Road trip and camping…. after that I go to spain…..

I will finished my trip on 16 Aug 2009, 45 days in total… probably the longest trip I have ever made (last one was thailand trip, about 22 days), now I am on day 29 in Tarragona, tomorrow I will go to Barcelona……

my email <******@students.ee.itb.ac.id> is already inactive. anyway, do you have facebook? if yes, add me in ***** ūüėČ

what a long email from me hehe…..

Have a nice day

R

Minggu pagi ini, sambil ngantuk-ngantuk saya melihat inbox saya di
Yahoo, ada satu email dari M (nama disamarkan karena email dia isinya
sensitif). Dia ditodong senapan(gun point) sama tentara Korut yang
memaksa dia dan teman dia, inisial C, untuk memanjat pagar ke Korut.

Saya
terakhir kontak dengan M bulan lalu. Terus terang saja saya pagi ini
kaget terima email dia (ke saya dan teman-teman yang lain) dan cerita
bahwa dia baru aja trip dari China dan sempat diinterogasi (questioned)
selama lima jam oleh tentara Korut. Kok iso?

/*mencoba translate dari Inggris ke Indonesia isi email dia*/

Ceritanya
mereka berdua lagi liburan ke daerah perbatasan di China, dari daerah
perbatasan ini ke Korut hanya dipisahkan dengan sebuah sungai yang
merupakan batas alam antara China dan Korut. Berhubung tampaknya disana
masih musim dingin, mereka main-main di atas sungai yang sedang membeku
ini (frozen river) dan M yang melihat di seberang sungai tampak damai,
memutuskan untuk ke tempat itu.

Entah lagi dimana rasio
mereka, mereka ke bagian lain dari sungai tersebut. Mereka melihat
pagar, dan sebuah pondok (bener ga ya terjemahan Hut =  Pondok) yang
tampaknya tak berpenghuni. Ketika mereka memutuskan balik ke sungai
beku itu, tiba-tiba C teriak “ada yang manjat pagar”. Ternyata dari
pondok tersebut keluar seorang perwira (officer) yang kemudian memanjat
pagar lalu berjalan ke arah mereka.

Kelanjutannya, sudah ada
tiga tentara dengan senapannya yang mengambil (grab) mereka dan memaksa
mereka memanjat pagar. M dan C ini rupanya tidak mau memanjat pagar,
dan sempat terjadi adu mulut antara mereka dan tentara itu sampai
akhirnya tiga tentara berteriak-teriak dan menodongkan senjata ke arah
mereka berdua. Terus terang saya berminat melihat bagaimana adu mulut
ini karena M ini terkenal sebagai wanita yang galak (dan ceria).

Dibawah
todongan senjata, terpaksa mereka memanjat pagar dan berakhir selama
lima jam ditanya-tanya sama tentara Korut itu. Pertanyaan tentang
keluarga dan mengecek mereka bukan mata-mata. (M ini warga negara salah
satu musuhnya Korut, kewarganegaraan C saya tak tahu, tampaknya sama
seperti M). Kata M tentara-tentara ini sangat curious tentang mereka
dan mereka diperlakukan dengan baik. Untungnya mereka diperbolehkan
memanjat pagar lagi ke arah China dan M sekarang sudah di Korsel.

/*selesai menerjemahkan*/
Disclaimer: saya menganggap email dia beneran.

Setelah
baca email M, saya yang setengah tidak percaya langsung comment di
Facebook dia yang profile picturenya udah diganti foto dia sama
presiden Korut (hasil Photoshop), comment di foto tersebut yang dalam
bahasa Indonesia kira-kira “Istri Presiden Korut yang berikutnya
ahahahaha”. Dia (dan cowoknya ketika itu) termasuk teman dekat saya
ketika kami kuliah di negeri sakura dan dia termasuk orang yang suka
saya becandain (and/or godain).

Tak lama kemudian dia emai
dengan judul “Not Fun”. Isinya, dia tidak merekomendasikan hal ini
untuk orang lain. Dia bahagia masih hidup. Dia menulis email ini untuk
memperingatkan orang lain untuk tidak bertindak gila seperti dia.

Saya
yang awalnya mengira dia bercanda, langsung berpikir “omg, this is
real”. Langsung online di MSN (yang biasanya sangat jarang saya buka)
buat chatting sama M. Langsung saya hapus comment di FB, gara-gara dia
tampaknya agak bete.

Sepanjang chatting dia bilang, sangat
beruntung bisa keluar dari Korut. Nasib mereka bisa saja berbeda, dan
mungkin menjadi kasus orang hilang.

Kami berdua yang pernah
bareng-bareng menuntut ilmu di Jepang mahfum separah apa Korut itu. Di
Jepang, Korut merupakan negara yang ditakuti karena Presidennya yang
sakit jiwa, dan mereka punya nuklir. Ditambah lagi adanya warga Jepang
yang diculik agen-agen rahasia Korea Utara di tahun 1970-an dan
1980-an. Selain itu ketika kami disana, Korut sempat menguji rudal Tae
Po Dong yang jatuh di teritori Jepang. Dengan kata lain, kalau setan
punya negara, mereka pasti berdiam di Korut. Tak heran Bush sampai
menjuluki Korut sebagai salah satu anggota “axis of evil”.

Saya
sendiri hanya pernah melihat Korut dari daerah perbatasan Korsel. Dari
daerah yang beken dikenal sebagai DMZ, saya bisa melihat pegunungan di
Korut. Sebatas itu, hanya melihat. Tapi saya salut sama orang Korsel,
bisa bikin De-Militerized Zone mereka jadi atraksi wisata. Padahal kan
bahaya, kalo pecah perang (mereka sampai saat ini secara de jure
statusnya masih perang, meskipun secara de facto tidak ada perang
beneran)

Disini pula saya pernah buat foto yang sempet bikin
heboh teman-teman. Unifikasi korea merupakan hal yang sangat
di-idam-idamkan Korsel, sehingga di daerah perbatasan (Dora-san
Station), mereka bahkan bikin peron yang tulisannya “To Pyongyang”.
Saya foto di bawah plang ini dan mengirimkan ke teman saya, Beer, yang
dengan bocornya menganggap saya ke Korea Utara. Walhasil waktu itu ada
kehebohan di kalangan teman-teman saya.

Pas di DMZ ini banyak
banget produk-produk Korut, dan saya beli satu botol Soju (semacam
sake-nya Korea), made in North Korea. Soju ini pula yang saya berikan
buat sensei saya dan ketika melihat Soju ini dibuat dimana kaget
beneran. Tampaknya beliau mikir liburan musim panas itu saya beneran ke
Korut, padahal bukan hehehe :).

Balik ke M, yang masih
emosional, saya bilang, tak tahu kamu itu beruntung atau irasional.
Tapi yang jelas, kamu beruntung bisa kembali ke China dengan selamat
dari Korut, dan kamu tahu tidak, sangat sulit mendapatkan visa ke
Korut, dan u masuk tanpa visa.

Soal susahnya visa ke Korut ini
saya ketahui dari salah satu roommate saya ketika menginap di sebuah
Youth Hostel di Beijing. Dia orang Jepang dan berhubung dia punya
tujuan yang eksotis, Pyongyang, (eksotis bagi saya dan Arqui), saya
minta dia menceritakan perjuangan dia mendapatkan visa ke Korut.

Visa
ke Korut ini katanya gampang-gampang susah dapatnya, tergantung mood
pemerintah Korut. Sudah gitu, visa ini tak akan ditempelkan di paspor
anda. Apply visa, lalu paspor ditahan, dan diganti selembar surat masuk
ke Korut. Sudah gitu, harus ikutan travel biro yang disetujui
pemerintah Korut plus tidak boleh foto-foto sembarangan, hanya boleh di
tempat-tempat yang ditentukan. Paranoid banget orang-orang Korut ini.
Begitu balik ke perbatasan China, kertas diambil, paspor dikembalikan,
sama sekali tak ada bukti di paspor anda bahwa anda pernah ke Korut,
demikian penjelasan backpacker Jepang ini.

Soal Korut ini,
saya pernah diajak Arqui, teman Mexico saya yang benar-benar petualang,
untuk traveling kesitu. Berhubung Arqui saat itu lagi mabok, saya
mengiyakan ajakan dia, sambil berpikir, gila aja, nanti aja kalau udah
unifikasi ke Korut. Saya masih sayang nyawa. Tempat berikut yang dia
propose adalah Tibet, yang ini saya setuju, meskipun akhirnya liburan
summer itu tidak jadi kesana dan ends up backpacking di Thailand bareng
anak2 JUSST, termasuk M ini.

Terus terang, saya benar-benar
grateful, teman saya ini kembali dengan selamat. Saya tidak tahu apakah
ini akan jadi insiden diplomatik atau tidak, secara dia ini warga
negara musuhnya korea utara.

Saya kadang-kadang berpikir,
teman-teman saya ini pengalamannya yang langka-langka. Satu teman saya
yang lain, F, bahkan pernah ke Timor Timur secara ilegal, meskipun cuma
sehari. Seperti biasa, daerah perbatasan.

Summer 2005, tante
saya yang tinggal di Ceko, ketika tahu saya gagal mendapatkan visa Ceko
(waktu itu Ceko masih belum bagian Schengen), bilang “tante tahu rute
yang tidak dijaga dari Jerman. Rencananya waktu itu saya ke Dresden
(yang hanya 1 jam dari perbatasan Jerman – Ceko, dijemput mereka, dan
jalan-jalan ke Ceko sebelum balik ke Indonesia. Artinya, masuk ke Ceko
secara ilegal (tanpa visa).

Hahaha, saya termasuk orang yang
sesuai prosedur dan rasional. Kan tidak lucu kalo sampe di deportasi
(hampir kejadian sama saya di Korsel). Lucunya, semuanya ini wanita,
apakah wanita irasional? Peace kaum wanita :).

Di changi tempat buat tidur di bandara namanya “TheViewing Mall”. Menurut temen2 gw yg udah nyari best¬†spot buat tidur gratis di bandara, tempat ini yg
paling bagus. (Gw sih percaya aja). Fotonya gw attach biar u dapat gambaran. Btw di foto itu temen gw yg anak Thai dan Bulgaria (ga penting :p).

Oh ya, itu harus keluar dari imigrasi lho. Itu masih di lingkungan bandara kok.

Tips buat elu, nanti abis keluar dari imigrasi ke tourist office, ambil peta singapore gratisan yg gede buat alas tidur elu (kita2 make cara ini sih).
Coba liat difoto alas tidur kita apaan?? Itu peta gratisan singapore.

Saran gw mendingan elu tidur di youth hostel/ hotel aja, search aja di google, pasti dapet kok yg budget-friendly. Atau nginep di tempat Tata SI02. Kalo elu kenal, 1 hari doang kok.

Soal kalo transit perlu bayar airport tax lagi or enggak, mendingan elu tanya ke yg ngasih elu tiket, udah include airport tax kaga? Case study pas gw ke jerman pake emirates, gw cuman bayar airport tax di cengkareng doang. Ada 3 transit:

1. singapore (yg mesti keluar pesawat cuman 30 menit) kaga perlu bayar.
2. kolombo (tdk keluar pesawat, ga bayar juga)
3. Dubai (keluar pesawat Рganti pesawat ke pesawat lain) ga perlu bayar, nunggu pesawat sekitar 5 jam-an

Pas ke Jepang, direct flight, bayar airport tax 100.000 cuman di cengkareng doang

Pas ke Indo, bulan juni pake korean airlines, gw di seoul ga perlu bayar airport tax pas ganti pesawat.

Kayanya yg gw mesti bayar airport tax lagi pas gw lagi liburan ke thailand deh, itu di kuala lumpur gara2 gw ganti pesawat. (udah lupa berapa tuh).

Mr Budi’s file, gw ga simpen kayanya…. coba2 aja browse si website budi.insan.co.id, mungkin nyelip kali
Berikut ini adalah detail yg ga penting tentang mexico
 
U bakalan di mexico nih ceritanya? Pas di Jepang temen2 gw ada yg dari
Mexico, dan mereka latino’s gitu lah… Tapi jangan bandingin kaya di
telenovela, tapi secara average mereka good looking sih (baik yg cewek
dan cowok).
 
Tentang bahasa spanyol, ini kalimat2 yg penting
 
te amo – I love you
hola – halo
buenoz diaz – good morning
gracias – thanks
cierra laboca -> shut up -> well, temen gw ngajarin kata2 kasar juga sih :p
tequila – semacam vodka gitu hal
besame mucho – kiss me a lot (gw punya pengalaman “buruk” gara2 nanya kata ini ūüė¶ )
 
Sekarang beralih kemasalah pronounciation
Hugo – Dibaca Ugo (h-nya
hilang)
Alejandro – dibaca alehandro
mexico itu dipronouncednya mehico (Buat lidah kita)
tortilla – makanan gitu deh (pronounced tortiya)
(nama seseorang)+ta = jadi panggilan sayang (biasa buat anak sih)
temen gw nayeli+ta jadi nayelita, nah dijepang malah digosipin gara2 nayeli dan ta(thai) sangat dekat
 
Kultur mereka agak beda dibanding kita. Orang mexico udah biasa sama
“peluk cium” pas baru ketemu, jadi buat kita orang Asia agak beda. Gini
lah, temen gw yg namanya RMN, (setting cerita lagi lihat fireworks/hanabi) lagi
mau difoto, eh dia gendong seorang cewek dengan tiba2, gw juga kaget.
Tu cewek bete-nya setengah mati (bukan pacar, hanya temen biasa).
 
Satu lagi kejadian kocak (angkatan setahun sebelum gw di UEC). Ada anak
Indo ketakutan gitu dikejar2 cowok mexico. Sampe ngumpet di kamar anak
Indo yg satu lagi Рyg ini co  (sambil minta kalo Mr. A nyari
bilang gw nggak ada disini). Si cowok bawa bunga gitu sambil menyatakan cintanya. Well the
latest news is mereka akan merit tahun ini/tahun dpn. 
 
Orang2 di Mexico itu suka minum, terutama yg namanya tequila. Kalo
diajak minum (dan biasanya pasti), pandai2lah latihan mengatakan “tidak”.
Gw
sering banget menolak ajakan minum2. Mereka suka banget minum sampai
mabuk, dan melihat orang mabuk itu adalah suatu pengalaman yg lucu.
Berikut ini contohnya:
 
Mr. A yg ngejar ce
Indo ini, pernah mabok berat, dan melakukan hal2 yg aneh2 seperti
menggigit panggangan tempat barbeque, berguling2 di rumput, nyanyi2
nggak jelas, curhat tentang Ms. P (ce dia – orang indo), abis itu
ngajak gua ke North korea atau tibet. Berhubung dia mabok, gw iyakan
aja…. ūüėÄ
 
Tp hati2 juga sama orang mabuk. Pas di summerschool Jerman, temen gw –
D
(cewek Indo-nama samaran) – entah gimana bisa nemenin minum 2 cowok
jerman (nemenin doang sih di common room di dormitory kita). Malem2
lagi. Pas pertama gw liat, 2 cowok jerman itu mukanya udah merah,
tangannya mulai grepe2 paha temen gw. Rupanya dia udah “terjebak” di
common room itu dan dia nggak bisa cari cara buat balik ke kamar dia,
takut2 kalo dia bilang mau keluar, tu 2 cowok marah (orang mabok).
Makanya dia merasa terselamatkan banget pas gw ke common room (padahal
gw waktu itu hanya mau ambil minuman ke kulkas)
 
Tempat wisata di Mexico : penting nih, mereka punya semacam pyramid yg
kaya di Mesir. Itu mungkin kaya Borobudur di Indonesia kali ya. Lalu
ada daerah Cancun (They said that it is the best beach in Mexico).
 
Selamat bekerja di Schlumberger,
***

ronal pa kabar? gini, gw dapat profesor namanya aoyama. gw bisa
tau bidangnya dia gmn ya? gw kan pengen cari dosen pembimbing TA di
sini. jadi biar topiknya bisa cocok. barusan ngobrol ama pak Hilwadi.
katanya bagusan cari tau dulu topik yang mau dibahas. gitu….

 
makasih..

***
From: Ronald Alexander <el01173@yahoo.com>
To: wesly simatupang <malyor2000@yahoo.com>
Sent: Wednesday, September 20, 2006 12:44:11
Subject: Re: ttg profesor

Hi
Aoyama
itu bidangnya Micro Robot sama Nano Robotics. Nah yang nano robotics
ini lebih deket ke biomedical engineering. Micro robot itu kaga ada
yang deket sama bidang kita di elektro, malah lebih deket ke mechanical
engineering gua bilang.
Btw sama professor Aoyama kayanya u tidak boleh bawa topik TA elu ke luar deh.
See u

***
ga
boleh bawa topik TA keluar? hah?? gmn dong?? gw at least mau TA 1 di
sana… biar pas gw balik ke sini lagi, gw tinggal perlu satu semester
lagi buat lulus. jadi gw bakal research ga di sana?

***

From: Ronald Alexander <el01173@yahoo.com>
To: wesly simatupang <malyor2000@yahoo.com>
Sent: Thursday, September 21, 2006 14:39:11
Subject: Re: ttg profesor

Hi
 
Gua
waktu itu juga mau bawa TA keluar, tapi kaga dibolehin sama sensei.
Dibilang, “You cannot continue whatever you’ve done here in Indonesia”.
Waktu itu gua bilang.
 
Lu bisa satu semester
lagi lulus setelah balik dari jepang, dengan catatan semua mata kuliah
WAJIB di semester 8 udah u ambil. Waktu itu kejadian temen gua cuman
kurang mata kuliah Kapita Selekta Kendali, dia udah ambil Robotika dan
Instrumentasi Sistem Kendali (mata kuliah wajib di Kendali semester 8).
Jadi mau enggak mau dia ambil mata kuliah kapita selekta di semester 8
dan menunda kelulusan cuman gara2 satu mata kuliah wajib.
 
Kalo
boleh tahu, jalur pilihan elu apa? Gua nebaknya kendali. Kasih tau
lewat email aja mata kuliah semester 8 apa aja yang udah u ambil.
 
Take Care
 
Ronald

***

yah….
 
gw kendali. robotika ma isk udah
gw ambil. yang jadi kendala sekarang ya kapita selekta itu. ga bisa
diambil di sana ya? satu lagi, gw harus TA 1 di sana biar bisa 1
semester lagi.. jadi pas gw balik tinggal TA 2. bisa ga TA 1 di sana?
 
jadi gmn nih mnurut lo biar gw bisa satu semester lagi aja?
 

thanks yah….

***

From: Ronald Alexander <el01173@yahoo.com>
To: wesly simatupang <malyor2000@yahoo.com>
Sent: Saturday, September 23, 2006 5:12:36
Subject: Aoyama Sensei

Hi
 
Gua
saranin u tanya dosen kapita selekta untuk kendali buat semester 8.
Bagusan u ikut cara Desiree EL01 aja. Ambil kuliah jarak jauh buat
kapita selekta. Kejadian saat itu Desiree semester 8 di Jepang, tapi
kuliah kapita selekta ia melalui internet. Tapi Desiree itu Teknik
Biomedika, nah elu Teknik Kendali. Tapi u harus kontak dosen kapita
selekta kendali, jelasin malasah elu bagaimana kalau u kaga ambil
kuliah jarak jauh kapita selekta u bisa ketunda kelulusannya.
 
Satu
lagi yang mesti elu inget, di Prof. Aoyama seinget gua pernah ngomong
kaga boleh melanjutkan riset elu di jepang ke Indonesia. Satu lagi,
meskipun dia bilang boleh, u kaga bisa melanjutkan karena alat2 riset
di lab Aoyama sensei kaga ada di Indonesia.
 
Soal
TA1, u bisa kaya Toman EL00 (JUSST Fall 2003). Dia kasusnya sama juga
kaya elu, kalo nggak salah mata kuliah disini “Independent Research
Project for Undergraduate Students I dan II” bisa diekuivalenkan ke TA1
oleh Toman. Tapi buat lebih jelasnya u mesti tanya Pak Eniman. Beliau
lebih mengetahui aturan semacam itu. Apalagi kejadian Toman itu sebelum
ganti nama jadi STEI. Untuk kasus Toman dia bisa TA1 di Jepang.
Coba kontak Toman deh, kalo enggak salah dia anak Cendana juga.
 
Mungkin
lebih enak kalo gua nyediain waktu 1 hari buat ngobrol. U berangkat tgl
1 Oktober ya? gua usahain 1 oktober gua ke bandara. Tapi kaga janji. U
di bandara jam berapa berangkatnya?
 
Kuliah
Pilihan Teknik Elektro I dan Pilihan Teknik Elektro II (total 6 sks)
seinget gua bisa diekivalenkan sama mata kuliah engineering yang u
ambil disini. Abis itu mata kuliah Pilihan Non Teknik (2 sks) u juga
bisa ekivalenkan dengan mata kuliah yg u ambil dari Jepang.
 
Mata
kuliah wajib seperti Sistem Kendali Digital, Sistem Kendali
Multivariabel, Pemodelan dan Simulasi tidak ada mata kuliah yang bisa
diekivalenkan. Manajemen Industri gua masih bingung bisa diekivalenkan
ke Quality and Reliability Engineering kaga, soalnya isinya agak beda,
tapi kuliah yang paling deket kesitu sih. 
 
Udah pernah ketemu pak Eniman?

***

iya d, gw coba tanya dosennya dulu….
 
gw berangkat tanggal 1 jam 23.40, tengah malam… susah ya??
 
kalo pilihan teknik ama manajemen industri gw udah ambil… klo kuliah pilihan,
gw rencananya ambil di sana. gw udah diskusi ama pak eniman. udah dikasih tau prosedur transfer sks. 
“Independent
Research Project for Undergraduate Students I dan II” pasti dapet ya??
ini beda ama yang di lab prof. aoyama itu? gw setidaknya bisa dapet TA
1 lah di sana.
 
nah, kesimpulannya, masalah
gw kapita selekta nih… gada ya yang mirip2 ama kuliah itu di sana?
klo menurut teman gw sih, kuliah ini mirip juga ama manajemen industri.

***
From: Ronald Alexander <el01173@yahoo.com>
To: wesly simatupang <malyor2000@yahoo.com>
Sent: Sunday, September 24, 2006 3:31:51
Subject: Independent Research Project for Undergraduate Students

Hi
 
Independent
Research Project for Undergraduate Students itu yang ngasih nilai
Aoyama Sensei. Mirip2 TA1 di kita lah. nanti tiap semester u dapet.
Tapi masalahnya disini creditnya ditulis N/A atau not available. Jadi u
mesti diskusi duluan sama sensei elu.
 
Moga2
kapita selekta u bisa kuliah jarak jauh. Gua kaga tahu disini mata
kuliah apa yang bisa u transfer. Tapi lihat kasus toman sih, dia
ngambil kapita selekta di semester 8 bareng2 gua.
 
Good Luck

***

Next Page »