Sudah pernah denger negara bernama Transnistria? Kalo belom, anda tidak sendiri.  Banyak temen yang tidak pernah denger nama negara ini.  Transnistria adalah salah satu dari negara unrecognised di dunia.  Lokasinya di Moldova, tapi ‘negara’ ini punya angkatan bersenjata sendiri, polisi sendiri, mata uang sendiri, dan pemerintahan sendiri.  PBB mengakui wilayah Transnistria ini sebagai bagian dari Moldova, salah satu negara pecahan Uni Soviet yang lokasinya terjepit antara Romania dan Ukraina.
Transnistria ini adalah salah satu ‘frozen conflict’ peninggalan pecahnya Uni Soviet.  Pada awal 1990an pecah perang singkat antara Moldova dengan milisi Transnistria yang didukung oleh Tentara Rusia Divisi ke-14 yang sampai saat ini masih berada di Transistria sebagai tentara penjaga perdamaian. Kondisi saat itu mungkin mirip dengan konflik Russia – Ukraina (Crimea dan Ukraina Timur) pada saat ini.
Satu teman mengirimkan artikel dari New York Times mengenai Transnistria ini mengenai perjalanan dari Odessa ke Kishinev melalui Tiraspol yang dipublish tahun 2003.
“The local guide in Odessa explained it all to us.  Although our itinerary called for our tour bus to proceed from Odessa to Tiraspol, en route to Kishinev, it would be simpler and quicker to skirt that portion of Modolva east of Dniester and cross directly fromUkraine into Moldova proper.  We’d be spared a border crossing that way. 
“And it is all gangsters there (in Transnistria),” she said, “very dangerous. Nothing to see. Boring”. 
Dia pun bertanya “Jadi disana boring, ga ada yang bisa lu liat dan banyak gangster? kok nampak nggak menyenangkan buat dikunjungi?”
She’s right.  Tapi artikel yang dia kirim itu tahun 2003 dan pasti banyak perubahan dari 2003 ke 2019.  Berhubung ini salah satu unrecognised countries dan salah satu negara yang dikuasai oleh separatis, saya penasaran dong mau kesana, apalagi lagi di Moldova yang dari Chisinau (ibukota Moldova) ke Tiraspol (ibukota Transnistria) cuma 1.5 jam.
Tiraspol sendiri merupakan kota terbesar di Transnistria – dan kalo ikutan PBB bahwa Transnistria ini bagian dari Moldova, ini kota terbesar kedua setelah Chisinau.  Pas masuk perbatasan, ada passport check.  Buat WNI, kita bisa masuk ke Transnistria tanpa visa, tapi hanya boleh disana selama 10 jam.  Kalo mau bermalam ada aturan lain.  Perbatasannya pun ada military check point, nggak jauh dari perbatasan ada tank parkir di tengah jalan.
Apa yang menarik dari Transnistria? buat saya cuma ada beberapa hal yang menarik disini.
1. Disini mereka menggunakan koin plastik (yang mirip2 di kasino) sebagai mata uang.  Pas awal-awal mau nuker duit dari USD ke rubel, sama petugas ditawarin mau koin plastic apa nggak? setelah ngeliat sekilas, dalam hati “are you joking? ini duit?”
2. Ada konsulat negara-negara unrecognised lainnya (Abkhazia dan South Ossetia).  Abkhazia dan South Ossetia ini negara breakaway di Georgia (daerah kaukasus).
3. Rubel Transnistria yang kaga bisa ditukarkan dimanapun selain di dalam Transnistria.  Di Foto 10 rubel mereka malah pakai foto Pabrik Brandy ‘KVINT’
4. Tank Monumen di daerah Surovov Square.  Kalo ngeliat Tank itu dari posisi tertentu, ujung tank diarahkan ke monumen gereja.
5. Pas masuk tourist information, malah diajak ikutan shooting video mengenaiTourism di Tiraspol.  Berhubung jadwal shootingnya agak sore, dengan berat hati terpaksa ditolak karena mesti keluar dari Transnistria sebelum jam 19:00.
Tertarik ke Transnistria?