London, 14 May 2011

“OMG, I can’t believe it’s been five years” kata Jullietta. “4.5 years Jules…. this September will be five years…. time flies” timpal saya….
Tak terasa sudah 4.5 tahun kami tak berjumpa, setelah program kami selesai, bisa dibilang komunikasi hanya bisa melalui dunia maya, entah email atau MSN Massanger, Tahun lalu Jullietta adalah salah satu dari beberapa key person yang mem-proof-read thesis saya, ditengah-tengah kesibukan dia. A friend in need is a friend indeed”.

Di Pub “Ring” yang terletak di depan tube station SouthWark kami reunian sambil mengenang “good old times”. Jullietta dan Julius (temannya yg kerja di London) mengenang masa-masa mereka bekerja di Australia, sedangkan Jullietta dan saya mengenang masa-masa di UEC. “Time flies”…. benar sekali…..tak terasa sudah 4.5 tahun.

Percakapan kami lebih banyak ke kabar-kabar teman2 seangkatan kami. Kami ber-14 sudah memilih jalan hidup kami masing-masing. Jullietta setahun terakhir ini bekerja di Montplier (Prancis) sebagai guru bahasa Inggris dan ke Inggris selama seminggu untuk liburan sebelum back for good ke Australia. Setelah masa-masa di UEC selesai, Jullietta kembali ke Australia untuk menyelesaikan kuliah dia dan sempat bekerja di kantor paten di Korsel, meng-improve kemampuan bahasa korea dia. Bahasa Inggris dia yang bercita-rasa Korea masih tidak berubah, selalu memperpanjang syllable terakhir di setiap kalimat.

Road trip saya dengan Dmitri juga menjadi topik pembicaraan kami. Bisa dibilang Jullietta adalah orang ke-2 di angkatan kami yg reuni sama saya, setelah reunian sama Dmitri dua tahun lalu. Tentang Dmitri, saat ini dia udah kerja di California, setelah bekerja selama beberapa tahun di Estonia. Anak yang paling muda di angkatan kita, sekaligus yang paling dekat dengan alam.

Kemana yah yang lain?

Hugo termasuk yang sering chatting sama saya, setelah lulus sampai sekarang kerja di Mexico. Lebih mature dibanding masa2 kita di UEC. Saya masih ingat ketika dia merendahkan bbrp mahasiswi Malaysia yang bodynya bongsor alias gemuk. “Avalanche, avalance” ketika cewek2 ini jatuh pas latihan ski….. tapi sekarang sudah jauh lebih mature.

Ramon udah punya dua anak. Sempat mampir ke blog saya (entah dari mana dia dapet alamatnya) dan menulis “F*ck you Man, WHERE IS MEXICO !!!!!!!!???????” di bagian komentar tentang negara2 yang akan saya kunjungi di lima tahun mendatang. Walhasil, Mexico langsung ditambahkan ke list. Tadi sempet ngomongin sama Jullietta gimana kalau ngatur waktu buat nge-trip ke Mexico. Becanda-an sama temen-temen yang lain sih tahun 2015 kita mau bikin reuni akbar di Meksiko, tapi berhubung tahun 2012 katanya udah kiamat, Ramon ngusulin ketemuannya di salah satu gunung di China hahaha….

Satu lagi yang udah punya anak: Nayeli. Sempet kerja di Amrik, tapi sekarang tampaknya konsentrasi jadi full-time mom. Kadang-kadang aja chatting di MSN kalo kebetulan kami berdua lagi online. Penasaran, setelah sekian lama, dia masih jago dansa/nari nggak ya?

Dari China ada empat orang: Xiaoxin, Yu Ling, Depp dan Maggie.

Xiaoxin sekarang lagi di Bonn, bbrp bulan lalu sempet saling nanya kabar each other. Kayanya lagi tugas kantor. Dari Juanda sempet denger kabar Xiaoxin sempet koma selama beberapa hari gara2 stress, entahlah dia mikirin apa. Sekali waktu dia nanya tentang kemungkinan mengunjungi Jakarta ketika dia lagi tugas kantor di Malaysia.

Yu Ling sekarang udah kerja di Shanghai. Udah lama banget nggak chat sama dia. Yang jelas FB udah pasti nggak mungkin buat jadi sarana komunikasi gara2 di-blok di China

Maggie, cewek paling rajin di angkatan kami ini berhasil menembus Todai, gila bener deh usaha dia buat nembus todai. Yang jelas dia adalah anak yang nggak balik ke negara asal, kuliah S2 dia di china dilepas dan dia akhirnya terdaftar jadi mahasiswi Todai. Plok plok

Depp, terakhir denger kabar dia di Tokyo. Katanya sih kerja.

Satu-satunya anak Thailand di angkatan kami, Ta, sudah balik ke Thailand lagi. Abis balik dari UEC, dia selesaikan kuliah dia, lalu kembali lagi ke Jepang buat S2. Paling mungkin ngunjungin Ta, secara dia tinggal di Bangkok, bisa dikunjungi kalau saya balik ke Jakarta buat liburan, mampir lah 3 hari di Thai.

Colin udah balik ke Australia, satu-satunya yang kisah cintanya akan berakhir indah, tidak seperti beberapa pasangan di angkatan kami yangkisah cintanya tidak berakhir bahagia. *nggak akan dibahas di post ini, membuka luka lama soalnya ;)*. Colin sekarang udah tunangan sama Ayumi dan udah melewati 5 tahun masa pacaran. Rasanya tinggal nunggu undangan aja :D. Ayumi juga skrg nyusul Colin ke Brisbane, ngambil S2 di almamater-nya Colin. Cewek Jepang emang patut diteladani dalam hal pengorbanan demi pacar.

Dua anak Taiwan di angkatan kami. Yo dan Jack punya cerita masing-masing. Yo udah merit sama cewek Jepang (no surprise) dan foto2 wedding mereka bagus banget, Kalau ketemu mereka berdua, pasti jepangnya udah jago, udah pasti lah, pas masuk aja mereka udah level intermediate. Bener juga kata sensei, paling cepet cara belajar bahasa itu dengan punya pacar cewek Jepang.

Jack, masih tetap aneh seperti dulu. Status-nya Missing in Actian, and he’ll be missing in action in the future. Nggak nyambung deh anaknya

Capek, pengen tidur, besok janjian ketemuan Jullietta lagi di the Church. Army dress code, pake apa ya?

Advertisements