August 2010


Hasilnya adalah:

Yahoo
Inbox 43 unread massages
Folder Alumni ITB Eropa 9 unread massages

Folder Delft 3 unread massages unread massages

Folder Delft Milis 118 unread massages

Hotmail
Inbox 13 unread massages
Facebook 61 unread massages
Linkedin 3 unread massages

Gmail
Inbox 8 unread massages

Periode 22 August 2010 – 29 August 2010

Eur 4.50

Dibandingkan di ITB, wisudaan di TU Delft bisa dibilang jauh berbeda. Ketika di ITB wisudaan digabung buat semua jurusan/fakultas, di TU Delft wisudaan dipisah per fakultas, dan tidak semua fakultas ada wisudaan.

Untuk Faculteit Techniek, Bestuur en Management alias TBM faculty, wisudaannya (kayanya) hanya setahun sekali, di bulan Agustus, buat tahun ini dilakukan 19 August 2010 di Town Hall Delft. Udah gitu acara wisuda dipecah buat masing2 program (ini kaya departemen/program studi/jurusan di ITB). Mahasiswa Management of Technology (MOT) dikumpulkan di ruangan bawah, sedangkan program Engineering and Policy Analysis (EPA) di ruangan atas. Program SEPAM (System Engineering, Policy Analysis and Management) lebih parah lagi, nggak ada acara wisudaan. Fyi, cuman ada tiga program (MOT, EPA dan SEPAM) untuk program master di fakultas TBM ini.

Acara kami dibuka sama vice-president program Management of Technology, Victor Scholten (a.k.a. supervisor satu saya). Posisi vice-president di ITB ini seperti sekretaris jurusan, kaya Pak Eniman. Abis itu ada vice-mayor Delft ngasih pidato (ternyata dia mahasiswa SEPAM), dilanjutin sama Dekan TBM. Selama dua tahun kuliah disini, saya sama sekali nggak pernah tahu siapa dekan TBM. Parah banget. Mereka berdua langsung pamit keluar setelah memberi pidato, rupanya pindah ruangan buat ngasih pidato buat anak2 Engineering and Policy Analysis.

Nah, yang selanjutnya beda sendiri, setiap mahasiswa yang udah defense atau memperoleh green light dipanggil satu-satu ke depan dan dikasih kesan dan pesan sama supervisornya. Yang bikin kaget, saya jadi yang pertama dipanggil dan kesan pesan tentang saya dikasih sama Martijn Groenleer (supervisor dua). Supervisor berdiri di podium dan kita duduk di kursi. Salah seorang teman cewek rupanya kesengsem sama dosen yang satu ini (siapakah dia? *Hint: dia suka temennya jeruk*). Kesan dan pesan dibuka dengan “ketika pertama kali Ronald meng-email saya buat jadi 2nd supervisor dia, namanya sound familiar. Kalau saya kenal satu nama dari 150an mahasiswa saya, berarti ada kenapa2 -> hehe, dia nge-refer ke hattrick ujian decision making saya ;p…..”. Ketika retake menjadi hobby ;p….

Lima orang angkatan kami sudah defense: Rogier, Nick, Max, saya dan Tessa. Yang udah defense ini langsung dikasih diploma setelah kesan dan pesan dari supervisor, lalu tandatangan diploma yang double sided, satu sisi bahasa Inggris dan sisi lainnya bahasa Belanda, dapet tabung merah khas TU Delft kalo lulus + map alumni + laptop skin. Beberapa orang lainnya sudah dapet greenlight: Velly, Hanim, Ikram, Suprapto, Margot. Anak2 Indonesia akhirnya di-cuci gudang, lulus sebelum 31 August 2010. Mereka dapet tabung merah + map alumni + laptop skin, sedangkan diploma menunggu tanggal defense mereka. Selain itu Anu (yep, ini nama orang India) angkatannya Credo, berhubung sudah defense juga dapat diplomanya hari ini. Pas ditanya, kenapa sih berani nunggu lama (dia defensenya awal Juni), jawabannya karena pengen ikutan graduation ceremony. Kalo diplomanya didapat setelah dia defense akan kurang berkesan, karena cuman dikasih diploma di dalam ruangan.

Selanjutnya ada penganugerahan IBM-MOT thesis prize, syaratnya selesai tepat waktu (udah defense atau dapet greenlight) lalu dinominasikan dan akhirnya dipilih yg terbaik. Hadiahnya dapet penghargaan dan duit dari IBM. Ada enam orang yang dinominasikan: Tessa, Max, Hadi, saya, Mas Prapto dan Rogier. Nah, buat dinominasikan harus ngasih hardcopy thesis ke sekretariat TSE sebelum Jumat minggu lalu. Anehnya nama saya bisa masuk, padahal waktu itu saya nggak ngasih hardcopy ke sekretariat TSE (karena nggak pede sama isi thesis). El, sekretarisnya TSE rupanya bilang supervisor satu saya yang ngasih hardcopy ke TSE, yo wis lah. Thesis ini dinilai sama 4 orang komite: Victor, Roland, Marc (IBM) dan satu orang IBM lagi. Dari enam jadi tiga besar: saya, Mas Prapto dan Hadi. Saya pribadi milih either Mas Prapto (yg terbaik di angkatan kami) or Hadi (terbaik di angkatan sebelum kami) yang akan dapat. Komite memilih Hadi. Pilihan yang membuat angkatan kami agak kecewa, karena mestinya Mas Prapto yang dapat (Hadi nggak lulus tepat waktu, 2.5 tahun – tp mungkin ada pertimbangan khusus). Mas Prapto ini tipe mahasiswa yang “ngerusak” distribusi lonceng bagian sebelah kanan (alias nilai bagus). Tapi finalisnya dapet anggur dalam kotak berlogo IBM, lumayan juga buat dibuka pas farewell party hehe.

Then, ada acara ramah tamah, minum2 dulu di dalam city hall, sambil nunggu group photo. Group photo ini ada tiga sesi, pertama tanpa topi graduasi, sesi dua pake topi graduasi, sesi ketiga foto pas topi dilempar. Topi ini lucu juga, mesti dibikin sendiri. ada kaya peci-nya orang Yahudi + ada tambahan di bagian atas yg persegi, jadilah topi graduasi. Udah gitu setelah acara foto selesai, topi graduasi ini diminta balik sama panitia. Bener2 lagi penghematan anggaran di TU Delft. Setelah acara selesai,sebagian dari kami makan2 di Little Italy, Nick, Luc, Robert, Anu, David dan saya. Yang lain sudah langsung pulang ke rumah atau ikutan acara dinner anak EPA.

Wisuda TU Delft lumayan berbeda sama wisuda ITB. Bedanya disini acara wisudaan gratis-an dan ga perlu bayar toga, dan lain2 kaya di ITB dulu. Yang datang wisuda pun hanya 20 dari sekitar 40an mahasiswa program kami. Yang belum lulus pun boleh gabung ikutan acara ini, beda banget kaya di ITB yg hanya memperbolehkan mahasiswa yg mau diwisuda buat masuk ke Sabuga. Btw wisudaan disini termasuk kecil, jauh berbeda dibandingkan wisudaan di Indonesia yang acaranya gede2an. Tadi kayanya hanya tiga mahasiswa yang keluarganya datang, bener2 beda budaya.

Tampaknya abis “wisuda” akan sulit untuk mengumpulkan teman2 kembali. Palingan nanti ada reuni sometime in the future, let’s see…..

***

INVITATION

Dear student,

Following my previous announcement the Faculty of Technology, Policy and Management is very pleased to invite you to the Graduation Day of the Master of Science Programme in Management of Technology at the Town hall of Delft on Thursday August 19, 2010 at 3.00 hrs.

If you have fulfilled all examination requirements before August 19, 2010 you will receive your Master of Science diploma on this day. Also those of you who have had their ‘green light’ before August 19, 2010 will also be part of the official ceremony.

All students are invited.

The Graduation Ceremony is a ceremonial and festive closing of your cohort together with your peer students. Therefore, all students of cohort MOT 2008/2010 are invited to attend, even those who have not fulfilled all obligations yet. Please invite family members, friends and (external) supervisors to join you on this day.

Programme:

3.00 Welcome and coffee to students and guests in Town hall Delft, on the Market square

3.30 Welcome by the Mayor of Delft

3.35 Welcome by Theo Toonen, dean of the faculty TPM

3.40 Welcome by the representative of the MoT program

3.50 Congratulations for each graduate

Presentation IBM thesis prize

5.15 (appr.) Closing of the ceremony by MoT representative

5.30 Drinks / Group photograph

The ceremony will be recorded on video, and a photographer will take photographs during the event.

***

Dear student,

According to our administration, you have received greenlight for finishing your master thesis and submitted the final thesis at the service desk. As you were informed at the beginning when conducting your master thesis, in case you finish on time you are eligable to be nominated for the IBM MOT master thesis prize, And so you are if you can provide me with a copy of your final thesis before Friday August 13th 17:00 at the TSE secretary at C.090 Your thesis will be forwarded to an external committee that presents the award for the winning thesis next Thursday during the graduation ceremony.

Beberapa hari lalu saya bermimpi tentang kematian dua orang di Bandung, beliau2 ini sudah tua, tapi it’s kinda spooky to dream about it.

Ketika Oma Dei akan meninggal, seminggu sebelumnya saya bermimpi tentang kehilangan, tapi waktu itu benar2 blurry, tidak jelas siapa yg akan meninggal, but it’ll be someone close. Ternyata itu Oma Dei,

Moga2 mimpi kali ini hanya bunga tidur saja.

Next Page »