Queen’s Night alias Koningennenacht merupakan malam sebelum Queen’s day. Kata temen dari Belanda, Sjoerd, Queen’s night paling terkenal di Den Haag. Jadilah saat Queen’s night ini saya ke Den Haag.

Mencari umat buat ikutan Queen’s Night ternyata lumayan susah juga. Beberapa pengen datangnya yg acara Queen’s Day keesokan harinya di Amsterdam. Posting di Facebook, dapat kabar dari Tofan bahwa Kemal tertarik datang, dari Kemal tahu Giga tertarik juga. Sayangnya menjelang jam 20.00 mereka batal.

Berhubung acaranya di Den Haag, Feli yang lagi belajar di Den Haag diajak. Ternyata dia baru balik dari Swiss kemarin, mungkin masih capek. Temen2 ISS dia yg lain masih study tour di Rome atau Berlin.

Jadilah saya berangkat dari Delft sendiri, rencananya ketemuan Feli dan teman2 ISS di Den Haag. Sampai disana ketemu Reza dan Ocha yg lagi hamil gede (dan katanya bbrp minggu ini akan lahiran) yang masih jalan2. Ternyata saya salah jalan, bunyi musik yg saya kira itu dari Kerkplein ternyata itu dari Spuiplein.

Spuiplein ternyata lagi ada “New Cool Collective Big Band” yang lagi main. Baru pertama kali denger, dari situ udah tercium bau ganja di sepanjang area Den Haag. Ciri khas Belanda kalau lagi ada festival. Perjalanan dilanjutkan sepanjang hofweg (ternyata Albert Heijn masih buka dan Trem dan jalan raya ditutup buat kendaraan bermotor) menuju daerah Binnenhof. Disini ternyata ramainya karena ada kermis (ini kaya pasar malam, banyak wahana2 seperti di Dufan). Rame banget, jauh lebih rame dari Kermis Delft.

Sambil jalan dan foto2, menyusuri Lange Vijverberg di sebelah danau Hofvijfer (ini danau yg sebelahan sama Buitenhof) yang kiri kanannya ramai sama stand-stand atraksi entah apa dan stand makanan, belok kiri ke Lange Vorhout. Di ujung jalan inilah kermis berakhir dan saya bertemu Ondi dan istri beserta Tante-nya Ondy dan suaminya. Ditawarin kentang goreng hehe. Mereka rupanya pengen nonton “Di-rect”, band yg lumayan ngetop di Den Haag. Mulainya jam 00.45 di Spuiplein. To be honest, dari semua band disitu, tak ada yg namanya saya pernah denger hehe.

Dari titik ujung ini balik menyusuri jalan tadi sambil mem-video-kan suasana Queen’s night. Di Hofweg, ketemu Rika dan Uut. Rika baru balik dari Swiss dan Uut baru balik dari Roma. Anak ISS study trip-nya enak juga ya, ke luar negeri. Ngobrol2 bentar di depat stand gulali, pisah dan mulai hujan. Saya lalu belok kanan, menyusuri jalan Grotemarktstaat, melewati MediaMarkt dan berakhir di Haagspodium di Grote Markt. Berhubung hujan dan nelpon2 Feli call failed melulu, time to go home, karena udah jam 22.30. Paginya mau ke Amsterdam soalnya, perlu tidur dan ga boleh balik malem2.

Dari Haagspodium, saya balik menyusuri Vlamingstraat, berteduh sebentar di toko yg jual kentang goreng karena hujan lumayan deras. Sweater saya sampai basah. Pas saya mau keluar justru ketemu Sandra dan Allan. What a small world.  Dari Vlamingstraat belok kiri ke Wagenstraat, melewati gerbang chinatown Den Haag, lurus sampai mentok di Den Haag HS. Lalu naik kereta 23.03 ke Delft.

Advertisements