Tokyo
Place to be visited:
Akihabara (electronic city)
Shinjuku (Tokyo Metropolitan Government Building, stasiun tersibuk di
jepang, banyak shopping mall, ada taman shinjuku gyoen, kabukicho red
light district)
Shibuya (Japanese Teenager capital)
Harajuku (kalo weekend banyak Harajuku Girls, Kuil Meijijinggu,
Takeshita-dori -> kalo mau belanja2)
Ginza tempat barang2 branded, ada studio kabuki, kalo bosen bisa ke
Tsukiji Fish Market, pasar ikan terbesar di dunia), deket sini jg.
Disneyland dan Disneysea (nama stasiunnya Maihama)
Tokyo Station -> Imperial Palace, Gedung Parlemen
Odaiba -> Kalo malem bagusan kesini, bagus buat ngeliat Rainbow Bridge pas
malam. Ini waterfront area tokyo.
Tokyo Tower -> kalo mau ngeliat tokyo pas malam dari tempat tinggi (333
meter), tapi bayar sekitar 1400 yen kalo mau sampe tingkat paling tinggi.
Kalo mau gratisan, ke Tokyo Metropolitan Gov’t building aja….
Ueno -> Ueno park terkenal buat sakura blossom (early april), banyak
museum di daerah sini
Asakusa -> ada kuil terkenal, sensoji temple.
Kyoto
Kyoto, ini kaya Jogjakarta, Japan culture capital. Jauh lebih bagus di mid-november buat Momiji (Red Leaves). Biasanya pertengahan sampe akhir November itu di Kyoto
itu bagus banget buat Momiji (daun yg berubah warna jadi merah). Kalo
Agustus masih masuk summer (panas). September / oktober udah musim2
gugur. November itu masih musim gugur, tapi udah mulai dingin
(peralihan ke winter).Soal peak/high season saat itu, aku kurang ngerti.
Info lebih jauh tentang momiji disini
Place to be visited:
Kinkakuji (Gold Pavilion)
Ginkakuji (Silver Pavilion)
Gion (Geisha District), satu area sama Yasaka Shrine, Maruyama Park, sama
Kiyomizudera(salah satu kandidat new 7 wonder of the world, tapi kalah)
Sanjusangendo
Arashiyama (bagusan mid-nov sih buat momiji)
Heian Shrine
Imperial Palace Kyoto
Other shrine and temples yg terlalu banyak u/ disebutin satu2.
Akodomodasi
Untuk akomodasi, bisa dicoba melalui Japan Youth Hostel, (bisa di-search
di google), begitu anda masuk ke websitenya ada pilihan daerah tujuan,
(e.g. pilih Kyushu, lalu pilih Fukuoka)
Kalau budget accomodation itu paling murah sekitar 2000-3500 yen. Coba aja
googling “Japan Youth Hostel”. Kalo mau beli bukunya (isi alamat youth
hostel), ke kantor pusatnya aja di daerah Asakusa (Tokyo). Bukunya gratis
yg bahasa Jepang, tp yg bahasa inggris bayar. Gw dulu anggota Japan Youth
Hostel, karena di website dibilang yg non-anggota itu bayar lebih mahal
1000 yen, tp ternyata anggota or enggak anggota sama aja tuh bayarnya….
Kesimpulan -> ga usah jadi anggota, ambil/beli bukunya aja.
Tokyo, coba di daerah Asakusa buat nyari penginapan murah. ke kantor Japan Youth Hostel di daerah asakusabashi (Stasiunnya Asakusabashi JR, di Chuo Line).Tp kalo jalan kaki lumayan jauh plus nyasar2. Ke asakusanya pake Tokyo Metro “Asakkusa Line”. Disitu ada kantor pusat Youth Hostel Japan yg juga merangkap sebagai youth hostel. Disitu ada peta jepang (yg lumayan gede) gratis beserta lokasi2 youth hostel di jepang. Kalo mau yg agak unik bisa coba yg jenisnya “capsul hotel”.
Kyoto coba aja “Hostel K’s House” ini yg jaraknya lumayan deket
(dibanding hostel yg lain) ke stasiun kyoto central.
Osaka saya pernah menginap di Hotel Raizan South, tarif 2000 yen per
malam. 5 menit dari stasiun Shin-Imamiya. Harganya termasuk
murah (2000 yen) tapi waktu mandinya diatur (saya lupa jam-nya). Dengan
harga segini, di tempat lain (e.g Youth Hostel, itu dapatnya dormitory,
bukan single room).
Fukuoka, kalau mau dekat stasiun Hakata (stasiun Utama di Fukuoka)
jika Jalan +/- 10 menit, ada Ryokan (Japanese Traditional Inn) yg lumayan
bagus, 3000 yen per malam. Namanya saya lupa, tp bisa ditanyakan di
tourist information stasiun Hakata.
Kalau mencari hostel, pastikan yg dekat dengan stasiun. Jangan
terlalu mengandalkan hostel yg bisa ditempuh dgn bus. Biasanya jam
beroperasi bus lebih singkat dibanding jam operasional kereta. Misal bus
terakhir jam 7 malam, kereta terakhir jam 11 malam.
Camping
Dulu sama temen2, pernah camping (pake tenda)di Hakone, ini malah gratis
(tendanya jg gratis – minjem kampus). Tempat camping pun kalo bayar
biasanya cuman 500an yen. Sayangnya dulu nyari tempat ini ga ketemu,
akhirnya nyari lahan kosong deh….
Kalo di Tokyo, mungkin bisa dicoba ke daerah Ueno Park , tp cari tempat yg
aman ya😉, biar nggak dikunjungi polisi.
Selain itu, bisa nyoba nginep di McD yg buka 24 Jam. Beli burger aja yg
paling murah, cari tempat istirahat di McD. Kalau “diusir” pura2 aja nggak
bisa bahasa jepang.
Soal mandi kalo pake tenda, jangan khawatir, karena di jepang banyak
tempat pemandian umum (sento / onsen), dan biayanya sekitar 500~1000 yen.
JR Pass
Hanya akan bermanfaat jika kita banyak jalan (kalau anda cuman di Tokyo saja, rugi lho). Put it like this, biaya yg anda keluarkan untuk Tokyo Kyoto PP (dengan shinkansen) itu kurang lebih break even sama anda beli JR Pass 7 hari. Coba ke http://www.japan-guide.com dan searh JR Pass untuk detailnya. (Harga etc). Sayangnya saya blm pernah beli JR Pass blm pernah beli (dulu visa saya visa student -> tidak eligible buat beli)
JR pass hanya berlaku u/ semua kereta yg dioperasikan JR (Japan Railways), di dalam kota Tokyo berlaku. Disini palingan anda akan menggunakan Yamanote Line dan Chuo Line karena main tourist attraction disini (Plus Keiyo Line kalo mau ke Disneyland/DisneySea)
Transportasi dalam kota
Tokyo, lebih efektif kalo gunain one day subway pass, (reduce the hassle), harganya ada yg 700 yen dan 1000 yen (yg 1000 yen linenya lebih banyak).One Day ticket ini hanya berlaku u/ subway (Tokyo Metro atau bahasa Jepangnya chikatetsu). TIDAK berlaku untuk kereta biasa (yg dioperasikan JR, Keio, Odakyu, etc) e.g. Yamanote Line, Keio Line, Inokashira line, etc, . Keterangan lengkap silahkan dilihat URL berikut (ternyata harga tiketnya untuk turis berbeda dari harga non turis -> turis lebih murah)
Hati2 kalau tersesat di stasiun Shinjuku. Shinjuku gate-nya kebanyakan (shinjuku station itu bisa dibilang udah kota kecil sendiri). Orang jepang pun (dan orang asing yg tinggal di tokyo) masih sering salah keluar gate. dulu, saya pun setelah 3 bulan tinggal di Tokyo dan sering menggunakan Shinjuku station masih
sering salah keluar. Jadi……
one/two day ticket untuk turis
Peta Tokyo Metro
Brosur Tokyo Metro -> di setiap stasiun metro ada, gratisan
Tentang Suica bisa dilihat di URL berikut
Osaka, saya lupa, tapi saya beli tiketnya ketengan, rasanya ada yg “one day ticket”. Biasanya beli cash
Kalau tidak mau subway, bisa gunain semacam kartu prepaid, ada yg bentuknya kaya kartu telepon, ada jg yg kaya kartu magnetic. Coba beli Suica, depotit kartu 500 yen, dan kartunya bisa diisi “uang virtual”.
Tapi saran saya untuk first timer, gunakan saja one day ticket. dan selalu
bertanya ada “package untuk turis” atau tidak, karena umumnya buat turis
mereka ada special offer (contoh tiket tokyo metro ini, saya belinya 700
yen, turis cuma kena 600 yen)
Makanan
Tentang makanan halal/haram, tolong diingat2 “babi” bahasa Jepangnya = Buta.
Dan paling penting anda menghafal mati kanji “babi”. Print dan bawa2 ke
dompet saja.
“Butaniku taberaremasen” = “Saya tidak dapat makan daging Babi” atau
mungkin pake bahasa isyarat saja.
Souvenir
Kyoto, di daerah Gion banyak toko souvenir, tp kategori harganya standard (standard jepang). Tentang yg souvenir murah, samapai saat ini souvenir  termurah yg saya temukan itu 100 yen. Itu berupa pin. Biasanya dekat tempat2 wisata, ada semacam kotak yg isinya bermacam2 pin, anda masukkan 100 yen, lalu putar tombol2 tertentu, kemudian keluar benda bulat berwarna putih yg isinya pin.
Kalau mau coba yg lain, bisa ke 100 yen (hyaku en) store, (mirip one
dollar shop kalo di jkt), hampir semua barang 100 yen (plus ppn jadi 105
yen), banyak jg pilihannya.
Second Hand Shop
Tempat penjualan barang2 second di Kyoto saya kurang tahu (kalo di Tokyo
biasanya di Ajinomoto Stadium). Kalau anda berminat dengan buku second,
coba ke “Book Off”, mirip2 gramedia, cabangnya jg lumayan banyak. tapi
isinya buku bekas semua (mayoritas isinya manga)
Telekomunikasi
Tentang kartu telepon coba beli di convenient store (in Japanese Kombini).
Jepang pake CDMA.
Dari Narita Airport ke Tokyo Downtown
Paling murah itu pake Keisei Line. Paling cepat, ya itu tadi, kereta. Perbandingan harga sama bus bisa 1:2. Airport limousine seinget aku itu 3200 yen.
Aku copy paste dari Japan Guide “Take the Keisei Limited Express from Narita Airport to Nippori Station (about 75 minutes, 1000 Yen) and transfer to the JR Yamanote Line or JR Keihin-Tohoku Line to get to Tokyo Station (10 minutes, 150 Yen). There are connections every 20 minutes. “
Detailnya bisa dilihat disini
Kalau mau nyaman, naik airport limousine (ini nama perusahaan bus)
Jangan sekali2 gunain taksi. Mahalnya nggak ketulungan. Kereta paling
murah. Kalo mau simple gunain JR lines di Tokyo, beli SUICA .
Dari Jepang ke Korea
Dari Jepang ada tiga rute (at least) buat ke Korea. Pertama dari Tokyo, kedua dari Kansai (Osaka, Kobe, etc) dan ketiga dari Fukuoka. Dari semua ini yg paling feasible itu dari Fukuoka, kalo dari kota2 yg lain itu bisa 20an jam.
Yang aku jelasin disini dari Fukuoka. Buat ke Ferry port-nya, dari
stasiun Hakata (central station di Fukuoka), keluar stasiun belok
kanan ke arah “central bus station”. Disini bisa nyari bus yg ke arah
Pelabuhan Ferry (220 yen). Setengah jam-an. Aku dulu berangkatnya pagi
naik ferry dari fukuoka, sampai Busan menjelang malam.
Di Pelabuhan ini ada beberapa “lines” atau perusahaan pelayaran. Dulu
aku coba Hakata – Busan naik Camelia Lines (7200 yen) dan pulangnya
Busan – Fukuoka naik JR Kyushu Jet Ferry (10.400 yen). Harganya beda
karena waktu tempuhnya beda. JR Kyushu pake ferry yg lebih cepat.
Hampir 2x lebih cepat seingat saya.
Website Camelia Lines (sorry no English version).
Website yg agak2 nyangkut ke camelia lines
shtml
Website JR Kyushu
Dari segi kenyamanan, beda juga. Di Camelia Lines ini kurang nyaman
(ada harga ada kualitas). Disini ada ruangan besar dan ada futon buat
tidur2an. Kalau JR Kyushu, hanya ada kursi2 saja. Kalau mau hemat
waktu, mendingan ambil ferry yg berangkatnya malam, sampainya pagi. Tp
liat jadwal aja kapan tersedia fasilitias ini.
Di pelabuhan sendiri masih ada semacam “pajak” yg harus dibayar. Pajak
pelabuhan itu 400 yen, sedangkan camelia line masih ada biaya extra,
entah apa 300 yen.
In summary soal budget, dari hakata eki,
Hakata – Ferry Port 220 yen
Ferry Fukuoka – Busan 7200 yen (Camelia Lines)
Pajak pelabuhan 400 yen
Pajak Camelia Line 300 yen
Ferry Busan – Fukuoka 10.400 yen
Ferry Port – Hakata Eki 220 yen
*) ini terakhir pas August 2006. Mungkin ada perubahan. Please
re-check again.
Dari Busan port, itu deket banget ke subway station. Jalan kaki
sekitar 10 menit. Dari situ bisa naik subway ke Busan Central.
Kalau mau ke Seoul, masih 3 jam naik KTX (high-speednya train in Korea).
Daerah Hitam
Jepang itu negara yg super aman. Tapi sama di semua tempat, pasti
ada daerah hitamnya. Kalau mau dihindari, daerah Sanya (ini dkt
Asakusa) di Tokyo pas malem (pas siang aja nyeremin).